10 July 2016

Lentera Jiwa

Suatu hari, saya menemukan video Nugie ini di Youtube.


Lagu ini sudah lama merupakan lagu favorit saya, namun untuk alasan yang sama sekali berbeda dengan kisah yang ditayangkan di video klipnya. Saya hampir menangis melihat video klipnya, sungguh ini video klip yang bagus dan bisa menyampaikan makna lagu yang tidak akan dimengerti dengan baik tanpa menyaksikan videonya. OMG, this is brilliant!

Sudahkah kamu menemukan lentera jiwamu? Saya belum :P namun Nugie membuat saya percaya tidak ada kata terlambat atau terlalu cepat jika suatu hari nanti saya menemukannya.




09 July 2016

Perdebatan-Perdebatan Kecil

Saya dan Mr Defender sangat menyukai percakapan mendalam tentang hal-hal sepele dan kejadian sehari-hari. Hal yang remeh untuk dilakukan, namun menurut kami itu membuat kami lebih kokoh sebagai pasangan dan selalu menemukan hal-hal baru tentang satu sama lain. Silly little things that we are :D

Nah, ini rangkuman hal-hal yang kami perdebatkan minggu ini (seperti yang saya bilang, kami punya sudut pandang yang berbeda dalam banyak hal). Beberapa serius, namun lebih banyak remeh. Come, laugh with us (or laugh at us!):

21 May 2016

Di Balik Foto Keluarga yang Sempurna

Setiap melihat foto anak-anak saya di Instagram, saya sering banget mendapatkan komentar semacam "how cute!" atau "envy" atau "perfect family". Memang ya, kalau lihat foto anak-anak saya yang lagi imut lucu nggemesin gitu kayaknya kehidupan sempurna ya. Apalagi sewaktu saya masih usaha katering rantangan, duh kayaknya semua orang merasa kehidupan saya kayak "having-it-all-together" deh. Kenyataanya? Yuk mari take a peek of my (morning) life back then:

Jam 4
Biasanya saya sudah bangun. Anggaplah ini hari sibuk saya di mana saya ada pesanan nasi kotak untuk siang, maka saya akan memulai hari dengan memasak nasi dan sayur serta lauk isian nasi kotak yang sudah saya siapkan dari malam sebelumnya. Sambil nunggu matang sambil nyesep teh hangat.


Jika hidup saya diinstagramkan saat ini: I am Astri Nugraha, hahahaha....

26 April 2016

Inggris dan Puan Kelana

Ketika mendengar sekilas lagu Puan Kelana milik Silampukau ini, saya langsung berniat untuk suatu kali menulis blogpost tentang lagu ini. Namun akhirnya niat itu lama terabaikan sampai akhirnya saya menulisnya hari ini setelah tadi pagi, playlist yang saya setel random memutar lagu ini, ketika pikiran saya sedang galau mikirin beasiswa keluar negeri. Ini, saya pikir, ini pasti yang di atas sana lagi bercanda deh...


08 April 2016

lautan syukur hari ini

terima kasih semesta, untuk:
  1. senyum anak-anakku, tingkah mereka yang lincah, celoteh-celoteh mereka yang menghangatkan hati dan pelukan mereka yang membuat setiap hari sangat berarti.
  2. Mr Defender untuk segalanya, I am cheesy like that.
  3. sinar matahari pagi yang hangat
  4. aku punya cukup uang untuk sarapan mi ayam hari ini, kutahu tak semua punya kemewahan ini.
  5. I feel pretty today, thank God.



07 April 2016

prioritas vs opsi

Hari-hari terakhir ini sedang sedikit berat, tetapi tidak segitu beratnya. Biasalah, office stuffs, saya mencoba untuk tidak membawa masalah kantor ke dalam hidup saya sehari-hari, tapi kenyataannya permasalahan di kantor kadang bikin bete di rumah juga.

Tapi setiap kali masalah apa pun menyita terlalu banyak ruang di kepala saya, saya selalu ingat: prioritas! Mengapa saya harus menghabiskan banyak waktu untuk murung karena sesuatu atau seseorang yang bahkan tidak peduli? Ada keluarga, ada suami dan anak-anak yang membutuhkan saya, yang mencintai saya apa pun yang sedang kami lalui.


Benar,  kan?

04 March 2016

Margin

Beberapa waktu yang lalu, berdasarkan beberapa reviu yang saya baca di sana sini, saya membaca buku ini. Intinya tentang margin. Apakah margin itu? Intinya, margin, baik dalam hal finansial, energi, maupun emosi, adalah 'ruang kosong' atau selisih antara kapasitas maksimal kita dengan kapasitas yang kita gunakan saat ini.

Laksana koper, margin adalah ruang kosong di dalam koper yang sengaja kita sisakan untuk membawa oleh-oleh tambahan saat pulang liburan nanti. Margin adalah ruang kosong di gudang yang kita sisakan untuk menyimpan barang bekas. Margin adalah energi yang kita sisakan agar seandainya ada pekerjaan di akhir hari, kita masih sanggup. Margin adalah uang yang kita sisihkan untuk berjaga-jaga seandainya tiba-tiba kita harus ke dokter di tanggal tua.


23 January 2016

Resolusi 2016

Saya biasanya tidak membuat resolusi awal tahun, hehehe. Lebih senang mengalir saja mengikuti takdir (halah!). Namun tahun 2015 yang lalu, saya merasa sedikit... hmm, apa ya? Out of control? Losing my grip? Semacam itulah. Intinya saya merasa hidup saya perlu lebih ditata di tahun 2016 ini, saya ingin lebih memiliki kontrol atas diri saya, I want to take the control back.

Jadi, beberapa malam menjelang new year eve, saya sering meluangkan waktu duduk di depan agenda, merenungkan dan mencatat berbagai hal, mencoba menemukan apa yang saya lakukan dengan salah di tahun lalu dan apa yang akan saya perbaiki.


So here it goes, my so called 2016 resolutions.

  1. Make my family on top of my list, whatever the situation is. Keluarga menjadi perhatian terbesar saya tahun ini, terutama karena tahun lalu saya merasa kurang memberikan waktu, tenaga dan perhatian untuk anak-anak saya. Tahun ini saya berniat menjadikan anak-anak dan suami prioritas pertama, yang artinya antara lain adalah... it's OK to come late to the office because dropping my daughter to her preschool is more important. It's OK to say no when my boss asks me to work overtime because it'd be better spending that time with my husband watching TV. Dan sebagainya. 
  2. Take a better care of myself. Sangat mudah untuk lupa merawat diri, makan sembarangan, nggak berolahraga dengan alasan saya sibuk, saya capek mengurus dua anak, bekerja dan mengurus usaha katering, tapi sesungguhnya tubuh yang tidak terawat membuat energi untuk melakukan segala hal juga lebih terbatas. Tahun ini saya bertekad meluangkan waktu untuk berolahraga, makan makanan yang sehat, merawat kulit dan tubuh, untuk diri sendiri dan keluarga. I want to stay strong when I grow old.
  3. Pause. Rileks dan lebih menikmati hidup. Nggak usah ngoyo. It seems like I live in a rush.  Setiap hari bangun pagi dengan terburu-buru, ngapa-ngapain dengan terburu-buru, selalu merasa nggak cukup waktu dan pulang dengan kelelahan setiap hari. Setiap hari. Apanya yang nikmat dari hidup seperti itu? Saya berniat untuk bangun lebih pagi setiap hari, meluangkan waktu untuk minum teh hangat tanpa terburu-buru, menyiapkan sarapan yang nikmat untuk sekeluarga, dan menikmati pagi bersama anak-anak saya. The world can wait. Beristirahat saat sudah penat. And smile. And be grateful. Hey, i don't have all problems in the world, ya kan?