Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2013

Kepada Anak Perempuanku

Anakku, sebentar lagi kita akan bertemu. Kau belum hadir di dunia ini, namun kerinduanku padamu sangat besar. Aku berharap bisa segera melihatmu, memegang tangan mungilmu dan mendekapmu di dadaku, Nak...
Nak, ibumu sangat bersemangat namun juga cemas, apakah kelahiranmu akan lancar, apakah sebentar lagi atau masih lama, dan terutama, apakah ibu siap menjadi ibu yang terbaik untukmu. Tentu ibu bukanlah perempuan yang sempurna, namun ibu berharap kita akan mempunyai ikatan yang indah dan sempurna. Karena bagiku, Nak, kau sempurna, bahkan sebelum engkau lahir ke dunia.
Anakku yang cantik, ibu ingin lekas bertemu. Kubayangkan kau manis dan lucu, wajahmu bersinar lembut seperti rembulan. Seperti itulah aku akan memanggilmu, Nak, Luna, yang artinya rembulan, sama seperti arti nama ibumu. Jadilah anak yang baik hati dan bahagia kelak, Nak, jadilah apa saja asal engkau baik dan bahagia. Semoga Tuhan selalu melindungimu dan memberikan berkah kasih-Nya kepadamu senantiasa.
Nak, semoga ibu dibe…

another road intersection we passed together

Dalam ketakutan yang sangat, kita saling memeluk, lalu kamu bertanya apakah aku bisa membayangkan kita masih bersama lima atau sepuluh tahun lagi. Aku bilang, aku punya imajinasi yang bagus. Lima belas tahun lagi, kita berdua dalam celana pendek dan kaos yang ukurannya belum berubah, tertawa bahagia sehabis menonton konser temu kangen Dewa 19. Iya, saat Once dan Ari Lasso sudah tua, mungkin akan ada satu dua uban di rambut kita dan beberapa garis halus di ujung kelopak mata. Tapi kita tetap anak muda yang sama. Seandainya. Iya, seandainya yang kamu pun tak tahu kelanjutannya apa, dan aku tidak tahu apa solusinya, aku memotong kalimatmu dengan cepat seperti biasanya. Kamu tersenyum. Aku tersenyum.
Until then, we'll just hang on.