Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2013

Beasiswa

Belum lama ini saya mendapatkan sebuah beasiswa yang cukup bergengsi serta dua offer letters dari universitas impian saya di Inggris dan Australia. Cukup impresif, ya? Sayangnya saya belum berjodoh dengan kesempatan ini dan terpaksa melepaskannya untuk orang lain yang menginginkannya lebih dari saya.
Perasaan saya? Kecewa, pasti. Banyak orang yang terkejut dan mempertanyakan keputusan saya melepaskan kesempatan ini, belum lagi risiko dimasukkan blacklist dari program beasiswa. Tetapi saya mengambil keputusan ini dengan sadar dan sukarela.
Ketika saya dan suami apply beasiswa ini, kami belum menikah. Di tahapan akhir, kami mengetahui bahwa saya hamil dengan kondisi hiperemesis yang parah sehingga bisa dipastikan saya tidak akan bisa terbang pada waktu seharusnya saya mengikuti program persiapan. Dan saya dijadwalkan melahirkan tepat di saat saya seharusnya berangkat. Jadi, kami memang tidak punya pilihan.
Tetapi, saya tidak menyesalkan apa pun. Beasiswa masih bisa dicari, andaikan tid…

Bangun dari Hibernasi

Blog ini mati suri ternyata. hahaha. Masih dikunjungi setiap hari untuk mengecek apakah ada postingan baru dari blog-blog favorit di blogroll, tapi sama sekali tidak ditulisi lagi :) Sebenarnya banyak sih yang mau ditulis, tapi rasa malas (dan kadang, takut menulis sesuatu yang akan disesali) selalu lebih besar dari rasa ingin menulis itu.
Well, tahun sudah berganti, dan saya mendapatkan hadiah tahun baru yang terindah dari alam semesta: janin berumur (saat ini) empat bulan yang tumbuh sehat walaupun menempuh tiga bulan pertamanya dalam hiperemesis dan kondisi kehamilan yang mengkhawatirkan (yang mungkin merupakan salah satu alasan blog ini hibernasi selama waktu di atas). Begitu cemasnya saya akan kondisi kehamilan ini, sampai-sampai saya baru mengabarkan berita gembira ini kepada orang-orang setelah trimester pertama lewat. Tapi syukurlah, sekarang si janin tumbuh sehat, normal dan sempurna menurut USG dokter.
Kabar lainnya, akhirnya saya memberanikan diri untuk minta dipindahkan d…