Skip to main content

Aku Mencintaimu, Sampai Perih Hatiku

gambar kami berdua, oleh Mr Defender, liburan yang lalu di pulau parai kumala
Cinta itu membuat hati jadi lembut, seperti es krim yang memakai susu skim. Di saat yang sama cinta juga menguatkan, membuat setiap mereka yang jatuh cinta rela menerjang kebakaran di depan mata, demi orang(orang) tersayang.

Cinta itu menyejukkan, membuat hati menjadi tenang, tidak peduli masalah seperti apa yang kita hadapi dalam pekerjaan, keluarga, dan orang-orang sekitar yang tak selamanya menyenangkan. Cinta menjadikan kita berani mengambil resiko, keluar dari zona nyaman dan bernegosiasi dengan penghalang-penghalang yang ada.

Harga cinta, untuk masing-masing orang tak pernah sama. Ada yang harus memperjuangkannya melalui perdebatan panjang sampai mulut berbusa dengan sahabat-sahabatnya ada yang harus menukar keyakinannya, ada yang harus melintasi setengah bola dunia, ada yang harus terbuang dan tak lagi tercatat di daftar nama keluarga. Tapi, tak ada cinta yang lebih berharga atau kurang berharga dibanding yang lain. Semuanya sama, perasaan lengkap, utuh, perasaan bahwa kita tak perlu takut berbuat bodoh atau kesalahan sebesar apa pun karena tahu pasti ada seseorang yang menerima kita, apa adanya, klise seperti buku dongeng.

Cinta, akan kuberikan bagi hatimu yang damai.

Comments

  1. betuuuul :)
    ada yg mudah2 aja, ga harus trying so hard *curhat* tapi semoga value nya sama kayak yang banyak usahanya.

    good luck with your love, kriw!

    ReplyDelete
  2. iyaaa... pasti cha. aku percaya semua cinta itu sama berharganya...

    ini lg mellow, mellow yg manis inget rintangan2 cinta, hahahaha

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

bagian tersulit adalah berputar haluan

Saat pertama kali belajar menyetir, salah satu yang membuat saya takut adalah saat saya harus putar balik di jalan yang cukup ramai. Mengapa menakutkan? Karena saya mudah panik, butuh keberanian untuk membelokkan mobil dengan sedikit menghambat kendaraan-kendaraan lain di belakang yang terus mengklakson, dan kadang harus memotong arus jalan pengendara lain yang berlawanan arah dengan saya, yang memelototi saya dengan kesal karena merasa perjalanannya terganggu. Proses memotong jalan itu sangat tidak nyaman untuk saya ketika itu, sebab apabila panik, seringkali saya buru-buru melepas kopling tanpa diimbangi gas yang hasilnya mesin mati, atau kurang tepat mengukur seberapa banyak saya harus memutar setir, yang akhirnya membuat mobil saya mentok di trotoar, lalu saya harus memundurkannya dan membelokkannya kembali. Merepotkan.

Karena itu, saya sering memilih untuk nggak putar balik di tempat ramai itu dan jalan terus, lalu nanti belok kanan di perempatan, lalu belok kanan lagi di peremp…

Merdeka!

Tujuhbelasan ini anak-anak saya yang sudah mengerti sedikit bahwa tiap tujuhbelasan ada berbagai perayaan, ikut meramaikan hari ulangtahun kemerdekaan dengan segenap keriaan. Mulai dari ikutan berbagai rangkaian acara di sekolah dampai berpartisipasi di acara tujuhbelasan di RT kami yang setiap tahunnya meriah. Kalau tahun-tahun sebelumnya anak-anak saya cuma bisa menonton, di tahun ini mereka sudah ikut berbagai macam lomba. Lomba lari kelereng, memasukkan jarum ke dalam botol, makan kerupuk, balap karung dan aneka lomba khas hari kemerdekaan lainnya, semuanya mereka ikuti.

Nggak tanggung-tanggung, pulang dari gelanggang tujuhbelasan, anak-anak saya membawa hadiah banyak sekali. Sampai di rumah mereka masih dengan keringat berleleran seperti habis membajak sawah, bercerita dengan bangganya betapa mereka menang ini itu. Di sana juga mereka makan, karena memang disediakan makanan prasmanan seperti sedang hajatan, lengkap dengan aneka jajanan ringan dan minuman sirup aneka rasa.

Meliha…

Catatan Ulang Tahun

Hey orang tua, jangan umbar kata. Ingatlah bahwa kau juga penuh muda, pernah lucu pernah lugu dan tak bijaksana.
Sebentar lagi, saya akan memasuki usia kepala tiga. Pergantian usia yang menjadi momen besar bagi sebagian orang, dan menjadi penanda bagi sebagian besar wanita untuk mulai membeli produk perawatan kulit dengan embel-embel 'anti-aging'. Di sisi lain, jelang usia tiga puluh bagi banyak orang diidentikkan dengan peralihan fase dari muda menjadi dewasa. Dewasa dalam hal bersikap, berperilaku, termasuk mungkin dewasa dalam penampilan dan dewasa dalam hal sudah mapan, entah dalam wujud pekerjaan, penghasilan, atau berkeluarga. Mungkin sebagian orang memasang target menikah di usia ini, atau membeli rumah, memiliki anak atau hal-hal besar lainnya.
Hey kau yang muda, jadilah berguna bagi dirimu dan sanak saudara. Sudahi saja pestamu dan luangkan waktu, melakukan sesuatu untuk masa depanmu.
Sepenggal lirik lagu dari salah satu band favorit saya, Silampukau, mengusik pikiran …