Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2009

Pesawatku, Terbang Ke Bulan

Pengakuan: saya takut naik pesawat. Gara-gara sebuah penerbangan yang penuh turbulensi dari Balikpapan ke Berau, saya jadi sedikit trauma terbang. Padahal sebelumnya saya suka banget lho traveling. Sekarang juga masih suka sih, dan masih naik pesawat juga, cuma rasanya deg-degan banget. Setiap kali pesawat take off, saya selalu memejamkan mata. Setiap kali mau landing, saya juga pejamkan mata, nggak bisa rileks deh.
Terus ya, yang bikin parah akhir-akhir ini saya sering mimpi seram tentang pesawat. Mimpi pesawatnya meledak, mimpi lihat pesawat miring lah...pokoknya bikin saya jadi makin serem aja buat naik pesawat. Padahal kan saya harus nengok Mr Defender di Samarinda, mau naik pa coba kalau bukan pesawat, hahaha...
Tapi, tadi malam saya mimpi indah tentang pesawat. Saya mimpi naik pesawat, lalu di sebelah saya ada Mr Defender yang menggenggam tangan saya. Ah, jadinya tenang deh perasaan saya, mudah-mudahan setelah ini nggak takut lagi ya dengan pesawat...

On Brokenheart

I once had a very, very massive brokenheart. Kamu tahu, patah hati yang bener-bener bikin susah makan, susah tidur, nggak semangat ngapa-ngapain, pengennya dengerin lagu putus cinta sepanjang hari, yang menyisakan luka menganga segede Pulau Kalimantan di dalam hati. Iya, aku pernah.
I loved him oh so much. Saya kira kami bakal bersama selamanya. And then he cheated on me. He hurt me so bad I feel like I was really bleeding outside. Saya jadi benci banget sama dia dan perempuannya... untuk beberapa saat.
Sampai kemudian saya sadar sesadar-sadarnya, dia bahkan nggak mencintai saya. Iya, saya suka banget sama dia. Iya, saya cinta. Saya pengen bareng sama dia selamanya. Tapi balik lagi, kalau dia nggak benar-benar cinta sama saya, terus saya mau apa? Saya nggak bisa memaksakan kan dia buat terus sayang sama saya? Mungkin buat dia saya bukan the one. Dan sesakit apa pun hati saya, saya harus menghormati bahwa dia mencintai orang lain, orang lain itu juga mencintai dia, dan saya harus terima…